Kamis, 22 September 2011

"O"

Dalam kehampaan
dalam kekosongan
yang ada hanya O
O pun sebenarnya tiada
yang ada sebenarnya tiada
yang tiada sebenarnya ada.
Jadilah O
O yang menyata
O yang merasa
O yang menyatu
bulatan yang satu.
O Allah
O Allah
dalallah
dalallah
yang kenal-mengenal
yang ngaku-mengaku.
Jadilah O
yang sebenarnya O
jadilah O
yang sebenarnya satu O
O ada
O tiada.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar