Tampilkan postingan dengan label puitika syairangin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puitika syairangin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Maret 2013

SYAIR ANGIN

Kadang ada
kadang tiada
itulah angin,
seperti nafas pada diri.
Dialah Angin,
Dirilah angin,
seperti menyatu,
tapi sebenarnya satu,
karena ada dan tiada,
dialah angin
karena ada dan tiada,
dirilah angin.
Dia adalah satu
diri adalah satu,
maka ada dan tiada
adalah satu,
maka dia dan diri
adalah satu,
karena ada dan tiada hanyalah satu,
karena dia dan diri hanyalah satu.
Ada angin
tiada angin,
dialah angin
dialah diri,
yang satu
tanpa menyatu,
yang tunggal
tanpa manunggal.
Itulah Angin,
yang ada dan yang tiada.